Ibu yang Melahirkan Anak Kembar Terbanyak



Ibu yang Melahirkan Anak Kembar Terbanyak

Twinners, memiliki anak kembar barangkali merupakan dambaan sebagian besar orang. Memiliki anak kembar akan membawa kehebohan yang tentu akan sangat menyenangkan. Dengan memiliki anak kembar, si ibu hanya akan melewati satu masa persalinan dengan melahirkan lebih dari satu orang bayi, sehingga efisien. Perasaan gemas ketika melihat keusilan anak kembarnya tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orang tua yang memiliki anak kembar. Orang tua juga tidak perlu khawatir anaknya akan kesepian sebab saudara kembarnya akan menjadi teman paling setia untuk tempat berbagi cerita. Memiliki anak kembar dengan jumlah dua atau tiga orang dalam sekali kelahiran memang menyenangkan. Namun bagaimana dengan orang tua yang melahirkan lebih dari tiga anak kembar sekaligus? Berikut ini adalah beberapa orang ibu yang melahirkan anak kembar terbanyak baik di dunia maupun di Indonesia.

Nadya Denise Suleman
Nama Nadya Denise Suleman mulai menjadi pembicaraan di Amerika setelah pada 26 januari 2006 melahirkan delapan anak kembar sekaligus dalam satu waktu, dan delapan anak kembar tersebut lahir dengan selamat. Media-media massa terkemuka Amerika bahkan menjuluki Nadya dengan julukan "Octomom" karena selain mampu melahirkan delapan anak kembar sekaligus dalam satu waktu, sebelumnya Nadya juga sudah memiliki enam orang anak yang jarak kelahirannya cukup dekat. Kedelapan anak kembar Nadya diberi nama Jonah, Jeremiah, Josiah, Nariyah, Makai, Isiah, Maliyah, dan Noah. Pengalaman Nadya dalam membesarkan 14 anaknya, terutama 8 anak kembarnya diliput secara ekslusif oleh beberapa media di Amerika.

Jinan Huang
Jinan Huang merupakan ibu berusia 33 tahun yang mampu melahirkan bayi kembar 12 sekaligus dalam sekali kelahiran. Perempuan yang berasal dari China ini harus melalui proses persalinan selama 31 jam untuk melahirkan kedua belas bayi kembarnya tersebut. Kelahiran 12 bayi kembar tersebut menarik perhatian dunia bahkan menjadi kontroversi sebab di China terdapat Undang-undang bahwa satu keluarga hanya boleh memiliki satu anak untuk membatasi jumlah penduduk yang sudah terlalu membludak. Di China juga terdapat Undang-undang Kembar yang mengharuskan setiap keluarga yang memiliki anak kembar hanya diperbolehkan memilih satu saja dari anak yang terlahir kembar, sementara yang lainnya akan dibunuh. Kasus kelahiran Jinan Huang yang merupakan ibu dengan anak kembar terbanyak ini tentu menjadi perhatian dunia karena sang ibu harus menghadapi tuntutan undang-undang negara yang tentu sangat memberatkan.

Nkem Chukwu
Nkem Chukwu merupakan seorang ibu yang tinggal di Texas Amerika Serikat yang berhasil melahirkan 8 bayi kembar. Proses kelahiran masing-masing bayi Nkem Chukwu cukup dramatis, bahkan jarak kelahiran antara bayi ketujuh dengan bayi kedelapan berselang 12 hari. Ketujuh bayi yang lahir sebelumnya berhasil selamat dan tumbuh sehat hingga hari ini, sementara bayi kedelapan meninggal dunia karena memiliki bobot yang terlalu ringan sehingga meninggal beberapa saat setelah dilahirkan. Dari tujuh bayi yang lahir dengan selamat tersebut, lima di antaranya adalah bayi perempuan, yang masing-masing diberi nama Gorom, Chidi, Ebuka, Chima, dan Echerem. Sementara dua anak kembar laki-lakinya diberi nama Ikem dan JIoke.

Aniyah Rahmawati
Di Indonesia, juga pernah terjadi kelahiran anak kembar dengan jumlah yang banyak, yaitu lahir dari rahim Aniyah Rahmawati  pada Juni 2015 lalu. Nia, panggilan akrab Aniyah, berhasil melahirkan bayi kembar lima dengan selamat. Istri dari Hari Saputra ini mengikuti program insiminasi setelah hormon rahim Ani labil karena trauma pasca kelahiran anak pertamanya. Setelah mengikuti program inseminasi yang memiliki kemungkinan berhasil sebesar 50% tersebut, akhirnya pasangan ini dianugerahi anak kembar lima sekaligus dalam sekali kelahiran, jumlah kembar terbanyak yang sejauh ini masih menjadi rekor di Indonesia.

Twinners, itu dia para ibu yang melahirkan kembar terbanyak.

eva sri rahayu

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

1 komentar: